Tingkatkan Kompetensi Personil Penguji, BBPOM di Makassar Laksanakan Bimtek Verifikasi Penetapan Kadar 3-MCPD Pada Kecap Secara GCMS

  • 222
© BBPOM Makassar
Font size:
Print

Makassar - Laboratorium memiliki peran penting dan strategis dalam pengawasan Obat dan Makanan sehingga diperlukan peningkatan kompetensi personil laboratorium secara berkala dan berkelanjutan agar menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, sejalan dengan implementasi Regionalisasi Laboratorium serta pemenuhan standar akreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017.

Dalam rangka meningkatkan wawasan, kompetensi dan kapasitas personel penguji, pada tanggal 13-17 Oktober 2025, Balai Besar POM di Makassar menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Internal Pengujian Kimia Pangan Olahan dan Air dengan topik Verifikasi Penetapan Kadar 3-MCPD (3-monochloropropane-1,2-diol) dalam Kecap secara GCMS (Gas Chromatography Mass Spectrometry). Kegiatan ini selain diikuti oleh seluruh personel Laboratorium Kimia Pangan BBPOM di Makassar, juga turut serta oleh penguji dari BBPOM di Gorontalo, BPOM di Manokwari, dan BPOM di Palopo. Adapun Narasumber Bimtek dari Pusat Pengembangan dan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (P3OMN) Badan POM dan dari PT. Berca Niaga Medika.

   

Kepala Balai Besar POM di Makassar, Yosef Dwi Irwan dalam sambutannya menyampaikan bahwa laboratorium merupakan backbone pengawasan, sehingga memerlukan peningkatan kompetensi personil secara terus menerus yang dapat dilaksanakan melalui berbagai kegiatan, termasuk melalui kegiatan pelatihan / bimtek. “Sebagai otoritas pengawasan laboratorium memiliki peran penting dalam mengawal mutu, keamanan dan khasiat / kemanfaatan dari Obat dan Makanan” ujarnya.

   

“Selain harus memiliki dukungan alat laboratorium yang canggih dan handal, sumber daya manusia atau tenaga pengujinya harus senantiasa ditingkatkan kompetensinya, hal sangat diperlukan untuk memastikan hasil pengujian senantiasa valid, presisi dan dapat dipertanggungjawabkan secara scientific base” lanjutnya .

Kegiatan pelatihan berjalan dengan lancar dan seluruh peserta mengikuti dengan serius serta antusias. “Semoga ilmu yang diperoleh dari kegiatan bimtek ini dapat diterapkan di Balai masing-masing dalam rangka pengawasan mutu dan keamanan produk Obat dan Makanan yang beredar di Indonesia secara paripurna” pungkas Yosef menutup sambutannya.

 

Prev Post BBPOM di Makassar dan PBF Perkuat Kemitraan melalui Pendampi.......
Next Post BBPOM di Makassar Kawal Keamanan Pangan di Kabupaten Takalar
Komentar 0
Tinggalkan Komentar