Makassar - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Makassar menyelenggarakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) tentang obat dan makanan di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini menggandeng tokoh masyarakat sekaligus Anggota Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi, sebagai bentuk sinergi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengawasan obat dan makanan. Jumat (25/04/2025).
Dalam sambutannya, Ashabul Kahfi menegaskan bahwa pengawasan terhadap obat dan makanan adalah hal yang sangat penting demi menjamin kesehatan masyarakat. “Masyarakat perlu benar-benar memahami pentingnya mengawasi apa yang dikonsumsi, baik itu obat maupun makanan. Itulah salah satu alasan mengapa BPOM didirikan oleh pemerintah, yaitu untuk memastikan kesehatan masyarakat dapat terjaga,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari BBPOM di Makassar, yakni Ahmad Lalo, Pengawas Farmasi dan Makanan (PFM) Ahli Madya, dan Irmah Azis, PFM Ahli Muda.
Dalam paparannya, Ahmad Lalo menyampaikan pentingnya masyarakat mengenal BPOM dan memahami peranannya dalam menjaga keamanan obat dan makanan. “Salah satu peran utama BPOM adalah memastikan pangan yang kita konsumsi aman. Pangan yang aman adalah bagian penting dari gaya hidup sehat, dan harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Sementara itu, Irmah Azis memberikan materi mengenai cara memilih dan mengonsumsi obat secara bijak. “Masyarakat perlu membeli obat di tempat yang resmi dan mengonsumsinya sesuai dengan aturan dokter. Jangan asal minum obat tanpa tahu efek dan dosisnya,” tutur Irmah.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir. Melalui edukasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keamanan obat dan makanan semakin meningkat, serta mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan generasi yang sehat dan produktif.