Makassar - Program SAPA KAMPUS atau semula bernama PAGC (Pangan Aman Goes to Campus) merupakan program inovasi pemberdayaan komunitas mahasiswa sebagai fasilitator keamanan pangan, yang mengkolaborasikan kompetensi fasilitator keamanan pangan dengan pembelajaran di kampus yang dapat dikonversi dalam Satuan Kredit Semester (SKS). Mahasiswa dibekali ilmu dan pengetahuan tentang Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik d(CPPOB) dan kemudian melaksanakan magang di UMK Pangan Olahan sebagai fasilitator yang mendampingi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) pangan olahan untuk mempersiapkan segala sarana dan prasarana produksi dalam pemenuhan penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) serta proses pendaftaran nomor izin edar produk pangan olahan di Badan POM.
Saat ini program SAPA KAMPUS / PAGC telah memasuki bets ketujuh, untuk wilayah kerja Balai Besar POM di Makassar terdapat 30 mahasiswa yang menjadi fasilitator yaitu dari Universitas Hasanuddin Makassar dan Universitas Negeri Makassar.
Bertempat di Aula Bajiminasa Kantor Balai Besar POM di Makassar, diadakan pertemuan dan perkenalan dengan Kepala Balai Besar POM di Makassar, Hariani dan didampingi oleh PFM Ahli Madya yang bertugas sebagai mentor yaitu Ana Adriyani, Abdul Rahman dan Ahmad Lalo sekaligus pembagian UMK sebagai lokasi magang. Dalam sambutannya, Kepala Balai Besar POM di Makassar menyampaikan bahwa agar seluruh mahasiswa yang menjadi fasilitator ini melaksanakan tugas dan berkomunikasi dengan baik dalam mendampingi pelaku usaha UMK Pangan Olahan, menerapkan ilmu dan pengetahuan yang telah diberikan sehingga tujuan program ini dapat tercapai. (21/04/2025).
Selanjutnya, seluruh mahasiswa melakukan kunjungan perdana ke UMK didampingi oleh para mentor. Kunjungan perdana dijadwalkan dalam tenggang waktu 22 – 25 April 2025, sebagai tugas awal melakukan Gap Assesment kesesuaian penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Pelaksanaan magang di UMK ini berlangsung hingga Juni 2025.