Makassar - Makassar – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Makassar berpartisipasi sebagai narasumber dalam kegiatan Intensive Collaboration Program for New Exporter 2025 yang digelar oleh Bea Cukai Makassar bekerja sama dengan Bank Mandiri, di Mandiri University Campus Makassar. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam mendorong UMKM naik kelas dan siap bersaing di pasar ekspor.
Mewakili Kepala BBPOM di Makassar, Ana Adriani, selaku Ketua Tim Sertifikasi, menyampaikan materi bertema Sertifikasi Produk, Izin Edar, dan Standar Pangan/Obat/Kosmetik Orientasi Ekspor. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya penerapan cara produksi yang baik sebagai syarat utama produk dapat diterima di pasar global. Rabu (23/04/2025).
“Jika UMKM ingin produknya tembus pasar ekspor, maka harus memastikan penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) untuk pangan, Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB) untuk kosmetik, dan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) untuk obat tradisional,” jelas Ana Adriani.
Peserta kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi, terutama saat sesi tanya jawab yang membahas teknis pendaftaran produk dan pemenuhan persyaratan izin edar, khususnya untuk produk pangan dan kosmetik yang mereka produksi.
“Kami di BBPOM di Makassar siap mendampingi bapak/ibu sekalian agar dapat memenuhi standar yang berlaku dan mampu bersaing di pasar ekspor,” tambah Ana.
Melalui kegiatan ini, BBPOM di Makassar berharap dapat terus bersinergi dalam menciptakan UMKM yang berdaya saing dan berstandar ekspor melalui edukasi dan pendampingan berkelanjutan.