Makassar - Sebagai bentuk dukungan pemberantasan narkoba di Provinsi Sulawesi Selatan, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Makassar, dalam hal ini diwakili oleh Sriyani Rasyid selaku Ketua Tim Fungsi Penindakan mewakili Kepala BBPOM Di Makassar menghadiri Konferensi Pers Pengungkapan Jaringan Internasional yang dilaksanakan oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP B Makassar. Bertempat di Kantor KPPBC TMP B Makassar Jl. Hatta No.2, Kompleks Pelabuhan Utama Soekarno-Hatta Makassar. Sabtu (21/06/2025).
Release Pengungkapan Jaringan Internasional yang dilaksanakan oleh KPPBC TMP B Makassar ini dilakukan dalam menyampaikan empat kasus penindakan narkotika lintas negara di bandara Hasanuddin Makassar dengan jumlah barang bukti yang diamankan sebanyak 2.024 gram sabu dengan metode body strapping dan false concealment.
Hadir pada kesempatan itu, Kepala Kanwil DJBC Sulawesi Bagian Selatan Djaka Kusmartata, Kepala Kantor PPBC TMP B Makassar Ade Irawan, Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Selatan Friece Sumolang, Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan, Ishaq Iskandar.
Kepala BNN Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Kabid Pemberantasan dan Intelijen Kombes Pol. Ardiansyah, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Wakil Ketua III Sufriadi Arif, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Direktur Resnarkoba Kombes Pol. Eka Fathurrahman, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Kasi Narkoba Herawati.
Komandan Lanud Sultan Hasanuddin yang wakili oleh Kapten Pom Albert Darwin, Kepala Binda Sulawesi Selatan yang diwakili oleh staff Ahli Binda Sulsel Imran Julhol Kamer Purba, Kepala Balai Besar POM Makassar diwakili oleh Sriyani Rasyid, Kepala Kepolisian Resor Maros yang diwakili oleh Kasat Narkoba Salehuddin,
Kepala Polres Pelabuhan Makassar yang diwakili oleh Kasat Narkoba Hasrul, General Manager PT. Angkasa Pura yang diwakili oleh PH. Airport Security Protection Dept. Head Ricky Setyo Herlambang, AVSEC PT. Angkasa Pura yang diwakili oleh Protection Security Supervisor Mustafa